The Fifth Kingdom adalah sekuel novel tentang peristiwa yang terjadi pada zaman kerajaan. Dikisahkan dalam sebuah dunia dengan benua utama bernama Vermont, terdapat empat kerajaan besar yang menguasai benua tersebut. Masing-masig kerajaan mempunyai ciri khas dan keunikan tersendiri yang beragam. Karena sama-sama saling membutuhkan, keempat kerajaan itu lalu mengadakan diplomasi, yaitu bentuk kerjasama di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Mereka sama-sama memiliki satu tujuan, menciptakan perdamaian dunia.
Trilogy of The Fifth Kingdom
Saat-Saat Paling Mendebarkan
Hah, udah lama nggak nge-blog. Awalnya sih lupa sama ID dan Password-nya, tapi seiring berjalannya waktu, aku jadi ingat juga. Hehe, sekarang bisa nge-blog lagi deh...
Kali ini aku mau curhat saja. Karna ga ada karya tulisanku yang bagus buat posting ke blog. Hah, nasib-nasib! Tapi ga apa-apalah, toh nulis apa aja di blog ga ada yang ngelarang...
Trik Kartu
Sore kala itu benar-benar terang benderang, sangat cocok untuk bersantai setelah seharian bekerja atau sekedar bermain agar rasa penat hilang. Namun desa Magicovia tampaknya tidak menggubris hal tersebut. Penduduk desa masih saja bekerja tanpa memperhatikan waktu kerja mereka. Di sela-sela kesibukan desa itu, ada seorang anak yang sepertinya tidak terikat oleh suatu pekerjaan dan lebih memilih bersantai di teras depan rumahnya.
Pesulap Cerdik dan Trio Sahabat
Cerita ini adalah cerita bersambung (cerbung) yang mengisahkan empat orang remaja yang tinggal di sebuah desa bernama Magicovia. Daniel, seorang pesulap terkenal yang selalu digandrungi oleh para wartawan dari kota setempat, hidup layaknya penduduk desa lainnya, suka kesederhanaan dan membenci keglamoran.
Ketiga temannya, yaitu Martha, Edward, dan Ruppina selalu bersama dengan dirinya dan mengikuti jalan hidup yang dipilihnya. Mereka berempat melakukan petualangan mengasyikkan yang mampu membuatmu bersemangat dan bergairah.
Hidup Baru dengan Blog
Yah, tulisan iseng lagi! Tapi gak pa-palah, daripada di rumah gak ngapa-ngapain, mending "cetik-cetik" di sini.
Seperti yang sudah kamu ketahui bahwa, aku menjalani hidup baru dengan membuat website sendiri melalui blogger, alias membuat blog mandiri sendiri tanpa tutor manapun (ciee... pinter amat!) Tapi beneran loh..., aku membuat blog ini dari hasil aku belajar sendiri dari internet, sumpah gak ada yang ngajarin! Maunya sih beli buku pelajaran blog, tapi MAHAL! Apalagi aku ini masih belum bisa mencari nafkah sendiri, jadi satu-satunya alternatif yang kutuju adalah, yaa... internet. {Buset, kapan nih ngomong ke intinya?: ( }
Tanpa Nama
Oke, mungkin ini adalah postingan tak bermutu dari aku, karena postingan kali ini benar-benar membuat kamu menjadi bingung. Sesuai judulnya, aku membuat cerpen "Tanpa Nama", adalah hasil dari tes ujian umum kenaikan kelas yang aku hadapi pada minggu ini. Aku posting kesini supaya kamu dabat melihatnya
Mau nulis apa ya?
Waaaaah! Aku binguuuuung!
Enaknya nulis apa nih?
Pokoknya aku bingung banget. Kata orang-orang sih blog bisa diisi oleh tulisan apapun sesuka hati pemiliknya. Tapi aku bingung banget, mau nulis apa pake mikir! Pokoknya aku benar-benar mumet alias puyeng alias pusing...
Hey,Hey,Hey
Hai, semuanya!
Ini adalah pengalaman pertamaku (atau setidaknya udah nyoba blog tapi gagal) bisa memulai nge-blog setelah sekian lama frustasi karena nggak bisa ngemunculin tulisan Read more, tapi sekarang aku dah bisa:),hore untukku!





